RSS

Senin, 25 Oktober 2010

TEPATKAH PILIHANMU ?

  
JANGAN SALAH MEMILIH




1. JanganTerlalu Cepat Memutuskan untuk Menikah dengan Si Dia.
Sediakan waktu ya...ng cukup...untuk memperoleh informasi yang memadai tentang calon pasangan anda tersebut. Ada beberapa hal yangperlu kita ketahui dari calon pasangan hidup kita itu
a. Latar belakang kehidupan.-
Nasab/latar belakang keturunan mencakup hubungan keluarga asal, apakah berasaldari keluarga utuh, harmonis, atau broken home. Termasuk bentuk hubungan dengansaudara kandung- Agama, norma-norma atau nilai-nilai status sosial ekonomi, suku, tradisibudaya keluarga asal.- Adakah penyakit keturunan yang berhubungan dengan faktor genetik.
b. Masalah yang berkaitan dengan kualitas diri.-
Kualitas Dien- Akhlaq- Tipe Kepribadian (Tertutup/Terbuka, Pendiam, Periang, Emosional, Sabar)- Pendidikan, Kapasitas Intelektual, Profesi- Latar Belakang Organisasi, Aktivitas Sosial- Kemampuan Problem Solving- Kepercayaan Diri
 

2. Jangan menikah di usia yang belum matang secara pribadi.
Siap menikahberarti siap menghadapi masalah yang semuanya menuntut kedewasaan berfikir danbersikap. Kedewasaan ini tidak bisa diukur dengan usianya yang lebih dewasadibanding mereka yang lebih tua. Kedewasaan juga mempengaruhi dalam kitamenentukan pilihan calon pasangan kita. Mereka yang kurang matang cenderunghanya terpukau pada hal-hal yang bersifat luaran saja.
 

3. Jangan memilih pasangan hanya untuk menyenangkan orang lain.
Andalah orangyang beruntung atau yang menderita dengan pernikahan anda. Kalau pun ada faktororang lain dalam mempertemukan antara anda dengan si dia, pastikan bahwa anda sendirilah yang memutuskan bahwa dialah yang memang terbaik buat anda (tentunya beristikharah terlebih dahulu).
 




4. Jangan menikah dengan harapan-harapan yang tidak realistis.
Biasanya niatanawal menikah mempengaruhi masalah-masalah apa yang akan mendominasi selamakehidupan perkawinan. Kepuasan dalam kehidupan perkawinan dan terhadap tolakukurnya berada pada harapan tersebut. Bila tidak terpenuhi akan menimbulkan kekecewaan.
 

5. Jangan menikah dengan seseorang yang memilki masalah kepribadian.
Berhati-hatilah terhadap orang yang memiliki kepribadian yang sulit untukdirubah, diperlukan pengertian dan lapang dada yang luar biasa untuk menghadapiorang seperti ini. Pada dasarnya setiap orang memiliki perilaku bermasalah,namun yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana kadar, intensitas, danfrekwensinya.Seseorang yang masuk dalam kategori mengalami masalah kepribadian adalah bilamemiliki prilaku bermasalah yang mendominasi keseharian dan mempengaruhiadaptasinya dengan orang lain. Biasanya orang seperti ini sering membuat oranglain atau dirinya sendiri merasa terganggu dan tidak nyaman dengan perilakunya.

0 komentar:

Poskan Komentar